Kucing Siam: Sejarah, Ciri-ciri, Perawatan dan Harganya

Salah satu kucing yang banyak mendapat perhatian di kalangan pecinta kucing adalah kucing siam. Ini adalah salah satu ras yang paling dikenal. Selain itu, dapat hidup lebih dari 15 tahun.

Mari kita bicara tentang sejarah dan karakteristik kucing ini. Apa saja jenis kucing ini? Bagaimana cara perawatannya? Dan berapa harga kucing siam tersebut?

Sejarah Kucing Siam

Sejarah Kucing Siam

Kucing Siam berasal dari Thailand dan telah hidup di sana selama lebih dari 1.000 tahun. Ini pertama kali diperkenalkan ke Inggris pada tahun 1871 di Crystal Palace Cat Show. Orang-orang tidak menyukai penampilan kucing ini pada awalnya, tetapi segera mendapatkan banyak popularitas.

Alkisah, lahirlah seekor kucing dengan bulu yang indah dan penampilan yang sangat modis. Kucing ini adalah kucing siam, dan penampilannya menjadi hit besar di masyarakat. Seiring tersebarnya berita tentang kecantikan kucing ini, popularitasnya meningkat pesat.

Kucing Siam adalah salah satu ras tertua yang dijinakkan. Mereka dibawa ke Eropa dan Amerika dari Siam, sekarang dikenal sebagai Thailand, oleh seorang diplomat pada tahun 1878.

Memang benar bahwa kucing tabby memiliki banyak warna. Bahkan, mereka dapat memiliki banyak warna yang berbeda. Alasan untuk ini adalah bahwa kucing kucing memiliki mutasi genetik, yang berarti bahwa mereka tidak hanya memiliki satu warna. Pola mereka adalah asap atau tabby.

Kucing tersebut berasal dari Thailand. Asosiasi Kucing Internasional menamakan kucing ini sebagai kucing siam. Namanya kadang disebut Himalayan Siamese, Bali cat, atau Himalayan Persia.

Kucing menggemaskan ini dikenal sebagai Wichienmaat. Namanya berarti “kucing malaikat” dalam bahasa Thailand. Kucing ini memiliki penampilan dan semangat yang khas yang sangat dominan.

Jenis Kucing Siam

Jenis Kucing Siam

Kucing siam ini sebenarnya sudah menjadi salah satu favorit di seluruh dunia. Apa saja jenisnya?

1. Siam Tradisional

Kucing siam adalah jenis kucing yang sangat istimewa. Mereka memiliki penampilan yang unik, tetapi ciri yang paling khas adalah wajah mereka. Jembatan dahi dan hidung sangat rata, sedangkan mulut dan dagu sangat bulat. Hal ini menyebabkan mereka terlihat seperti mereka selalu tersenyum.

Bentuk hidung kucing ini sangat menarik. Alasan di balik ini adalah hidung yang mancung adalah salah satu ciri dari ras kucing ini.

2. Siam Klasik

Cornish Rex adalah kucing yang santun dengan bentuk tubuh yang sama dengan kucing normal. Hanya saja dia lebih kecil.

Siamese modern memiliki tubuh dan kaki yang lebih memanjang. Selain itu, penampilannya pun terlihat lebih panjang jika dibandingkan dengan kucing siam tradisional.

Cattus domesticus adalah jenis kucing yang hanya akan hidup selama lima tahun. Sangat sulit untuk memelihara kucing jenis ini karena memiliki banyak masalah kesehatan.

3. Siam Modern

Kucing siam dikenal dengan tubuh ramping, keanggunan, dan kecerdasannya. Mereka disebut Lynx karena penampilan fisik mereka dan fakta bahwa mereka membawa simbol satu di bintang-bintang.

Rekayasa genetika telah menciptakan jenis baru kucing siam. Trah ini adalah persilangan antara Siam tradisional dan Siam klasik. Ini modern karena baru, tetapi juga tua karena sebenarnya dua jenis kucing siam.

Ciri-ciri fisik orang Siam modern adalah tubuh yang ramping, hidung yang panjang, dan telinga yang besar dan runcing.

4. Siam Applehead

Kucing Applehead Siamese dinamai demikian karena kepalanya berbentuk seperti apel dan tubuhnya berotot dan kekar. Jenis kucing siam ini sebenarnya adalah jenis impor. Banyak beredar saat ini merupakan hasil kawin silang.

Jika Anda mengawinkan bulu pendek dengan kucing jenis lain, Anda akan mendapatkan kucing yang tampak lebih kurus. Jenis hibrida ini memiliki wajah bulat dan moncong pendek.

Ciri-ciri Kucing Siam

Ciri-ciri Kucing Siam

Kucing domestik adalah hewan yang menarik. Tidak hanya lucu, tetapi juga makhluk yang unik dan beragam.

1. Bentuk Tubuh

Meski kucing domestik dan kucing hutan memiliki bentuk tubuh yang mirip, namun ada beberapa perbedaan di antara keduanya.

Kucing siam berukuran panjang dan lebar, dengan tinggi 50-60 cm. Kucing betina memiliki berat rata-rata sekitar 5 kg, sedangkan kucing jantan sekitar 7 kg.

2. Bentuk Wajah

Bentuk wajah kucing ini cukup unik. Pipinya rata dan tipis, serta kepalanya cenderung kecil. Seperti apa bentuk bibirnya?

Bibirnya berbentuk seperti moncong anjing. Telinganya sangat mirip dengan serigala. Tapi matanya mempesona. Warna yang berbeda terlibat, dan mereka benar-benar indah.

Kucing ini memiliki mata biru, hitam dengan highlight tajam, kekuningan dan putih.

3. Bulu Kucing

Kucing siam memiliki bulu yang pendek, yang biasanya berwarna campuran coklat dan putih pucat. Ekor panjang biasanya berwarna coklat. Semakin tua kucing, semakin gelap bulunya.

Pola Warna Kucing Siam

Pola Warna Kucing Siam

Setiap jenis kucing memiliki pola warna yang berbeda. Apa warna kucing jenis ini? Ada 4 jenis pola warna, yang diakui oleh World Cat Association.

1. Pola Warna Seal

Kelompok warna ini biasanya terletak di kaki bagian bawah, wajah, dan ujung ekor. Intinya ada di ujung ekor yang berwarna coklat tua banget atau hitam.

2. Pola Warna Biru

Pola ini juga dikenal sebagai siam titik biru. Dalam pola warna ini, kucing memiliki bulu abu-abu. Tak jarang disebut sebagai kucing siam abu-abu. Ini memiliki sedikit bulu dan memiliki blur putih.

3. Pola Warna Coklat

Kucing di gambar ini berwarna coklat. Bagian hidungnya yang berwarna coklat muda ada di sebelah kiri, dan kakinya berwarna krem.

4. Pola Warna Lilac

Kucing ini pasti memiliki pola warna yang lebih terang. Tentu saja, warna yang paling dominan adalah lilac. Coklat juga ada, tetapi tidak sepadat coklat pada kucing ini.

5. Pola Warna Krem

Ini adalah pola warna paling cerah pada kucing. Ini paling menonjol di wajah, hidung, dan kaki. Sedikit berbeda di bagian ekor. Pola ekornya seperti yang berwarna merah muda.

Cara Merawat Kucing Siam

Cara Merawat Kucing Siam

Bagaimana Anda bisa merawat kucing Anda agar bisa hidup menjadi kucing tua? Rata-rata usia seekor kucing adalah 15 tahun, namun ada juga yang hidup hingga usia 5 tahun. Salah satu cara untuk menjaga mereka tetap sehat lebih lama adalah dengan memastikan mereka cukup berolahraga.

1. Memberi Makanan

Kesehatan kucing ada di tangan pemiliknya. Ini sama sekali tidak berlebihan. Penting untuk memberi makan kucing dengan benar dan teratur. Kucing tidak seperti anjing, mereka tidak makan jika tidak lapar. Seekor kucing memiliki kemampuan luar biasa untuk menghemat energi, tetapi ia dapat dengan mudah dirusak oleh pemberian makan yang tidak tepat.

Makanan apa saja yang bisa diberikan kepada kucing siam?

Jika Anda memiliki kucing, Anda dapat membelinya baik daging atau ikan. Tetapi sebelum Anda memberinya makan, Anda harus memasak daging atau ikan. Jika Anda tidak punya waktu untuk memasak, ada baiknya Anda membeli makanan kaleng.

Makanan kaleng sering dianggap sebagai makanan cepat saji, namun Anda tetap harus memperhatikan nilai gizinya. Memberi makan kucing Anda secara teratur sangat penting untuk kesehatannya yang baik.

Seperti manusia, kucing juga perlu makan tiga kali sehari. Bahkan, untuk anak kucing Anda bisa memberinya makan hingga empat kali. Ketika majikan memberikan makanan secara teratur, ini mencegah kucing dari berburu makanan sendiri.

Jika kucing mencari makan sendiri, mereka akan membawanya dari luar. Makanan dari luar tidak hanya buruk bagi mereka, tetapi juga akan menyebabkan penurunan nutrisi dan penyakit kucing. Jangan lupa untuk memberi mereka air yang cukup.

2. Membersihkan Tubuh

Kucing membutuhkan kebersihan tubuh, sama seperti manusia. Ada dua pilihan bagi Anda untuk menjaga kebersihan kucing Anda. Jika Anda ingin menjadi pemilik kucing yang bertanggung jawab, Anda bisa memandikan kucing atau membawanya ke toko hewan peliharaan.

Anda perlu menyiapkan peralatan dan perlengkapan untuk memandikan kucing siam. Anda juga membutuhkan sampo khusus dan bak mandi atau ember. Memandikan kucing siam sama seperti memandikan kucing lain dengan satu pengecualian: bulunya.

Setelah selesai, jangan bilas kucing Anda dengan air, karena bisa melukainya. Keringkan dengan handuk atau pengering rambut sebagai gantinya. Namun, jangan melakukannya terlalu cepat, atau mereka akan takut.

Jangan lupa untuk mengeringkan kucing Anda secara menyeluruh setelah mandi. Ada beberapa hal lain yang dapat Anda lakukan sesudahnya juga. Misalnya, membersihkan gigi kucing Anda.

Bagian tubuh mana yang bisa dibersihkan dengan sabun?

Telinga

Kucing siam juga memiliki telinga yang sensitif. Gunakan produk pembersih telinga yang lembut untuk membersihkan telinga. Telinga dapat dibersihkan secara teratur untuk mencegah tungau telinga. Kita semua tahu bahwa kucing siam memiliki pendengaran yang baik, tetapi inilah fakta penting lainnya: mereka sangat sensitif terhadap sentuhan di telinga. Misalnya, beberapa kucing Siam alergi terhadap wol atau bahkan bahan kimia dalam bulu sintetis!

Paku

Kuku juga menjadi tempat masuknya kuman dan parasit ke dalam tubuh kucing siam. Jika kucing Anda memiliki ini, dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Kuku kucing perlu dipotong. Jika Anda tidak melakukannya, seorang profesional khusus akan melakukannya untuk Anda. Saat memotong kuku kucing, pastikan Anda menggunakan gunting kuku khusus kucing. Pertama-tama, ini untuk keselamatan Anda dan untuk memantau parasit yang masuk ke tubuh kucing. Menjaga kucing agar tetap sehat dan bersih adalah suatu keharusan.

Di era internet, kucing menjadi berpengaruh. Jika seekor kucing tinggal di rumah Anda, Anda akan terpengaruh olehnya. Kucing di rumah Anda bersih dan rapi. Ini akan mempengaruhi Anda untuk menjaga kebersihan rumah Anda. Ini juga akan mencegah penyakit menular menyerang Anda.

3. Bersihkan Bak Kotoran

Pasir memiliki reputasi buruk. Jangan sampai dibuang ke laut dengan membuangnya ke pasir pantai. Bahkan, itu sangat kotor. Ini bisa berbahaya bagi kesehatan kucing Anda dan bahkan lingkungan. Jadi harus diganti dengan yang lain. Misalnya, Anda bisa menggantinya dengan material lain seperti kotoran atau kerikil yang sudah tercampur dengan pasir bersih.

Jika Anda tidak mengganti kotoran kucing secara teratur, kotorannya bisa bau. Tapi ada solusi mudah: beli kotak kotoran kucing.

Kucing sering pilih-pilih tentang kotak kotorannya, tetapi Anda harus selalu ingat untuk membersihkan dan menggantinya. Pasirnya sendiri tidak berbau, tetapi jika tidak diganti secara teratur akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Namun, jangan khawatir meskipun Anda menggunakan pasir beraroma, Anda tetap harus membersihkan kotak pasir setiap hari untuk membuat kucing Anda nyaman.

Jangan tertipu. Kotak kotoran yang bersih adalah salah satu faktor terpenting agar kucing lebih bahagia. Jangan meremehkan kemampuan kucing untuk merasakan apakah kotak kotorannya bersih atau tidak.

Beberapa kucing sangat pilih-pilih tentang kotoran mereka. Jika mereka tidak menyukainya, mereka akan memindahkan kotak itu ke tempat lain. Ini seperti bagaimana jika Anda menggunakan tempat sampah yang menarik, lingkungan di sekitar Anda juga akan tampak menarik.

4. Pemberian Vaksin

Itu hanya fakta kehidupan bahwa Anda harus memvaksinasi kucing Anda. Ini seperti perjalanan rutin ke dokter hewan, hanya untuk mereka, bukan Anda! Memberikan vaksin sangat penting untuk menunjukkan cinta kepada hewan peliharaan, dan itu termasuk kucing.

Jika Anda ingin mencintai kucing Anda selamanya, maka Anda harus memvaksinasinya. Ada berbagai vaksin yang dibutuhkan kucing Anda, seperti rabies dan influenza. Selain itu, vaksinasi juga baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sistem imun ini sangat penting agar kucing kesayangan anda terhindar dari penyakit.

5.  Membersihkan Bulu

Meski bulu kucing ini pendek, namun harus dibersihkan. Hal ini karena jika bulunya menjadi kotor, maka kucing akan mudah terkena kutu. Namun, kebanyakan orang takut dengan bulu kucing. Jika Anda membersihkan bulu kucing, Anda akan terbebas dari kutu dan kotoran.

Bulu adalah bagian penting dari tampilan fashion. Sangat penting untuk membersihkannya dengan benar, terutama saat Anda memakainya di musim dingin. Kotoran dan debu dapat menumpuk di bulu, dan bahkan mikroorganisme sesekali. Jadi, sangat penting untuk memakai masker setiap kali Anda membersihkan bulu. Untuk membersihkannya, sikat bulu dengan lembut dengan jari Anda. Basahi kedua tangan Anda dan usap ke seluruh mantel.

Harga Kucing Siam

Harga Kucing Siam

Kucing siam bisa mahal. Harga kucing siam di pasaran berkisar antara 300 ribu rupiah hingga 2 juta rupiah. Kisaran harga sudah dimulai dengan tipe tradisional, klasik dan modern.

Berikut daftar harga kucing siam terbaru:

JenisUmurVaksinHarga
Siam Modern3 BulanBelum VaksinRp 800.000 – Rp 1.250.000
Siam Modern3 BulanSudah VaksinRp 1.000.000 –  Rp 1.450.000
Siam Modern6 BulanBelum Vaksin Rp 1.600.000 –  Rp 2.100.000
Siam Modern6 BulanSudah VaksinRp 1.800.000 – Rp 2.300.000
Siam Klasik3 BulanBelum Vaksin Rp 250.000 –  Rp 500.000
Siam Klasik3 BulanSudah Vaksin Rp 350.000 –  Rp 650.000
Siam Klasik6 BulanBelum Vaksin Rp 500.000 –  Rp 1.000.000
Siam Klasik6 BulanSudah Vaksin Rp 800.000 –  Rp 1.300.000
Siam Tradisional3 BulanBelum Vaksin Rp 300.000 –  Rp 800.000
Siam Tradisional3 BulanSudah Vaksin Rp 400.000 –  Rp 900.000
Siam Tradisional6 BulanBelum Vaksin Rp 1.000.000 –  Rp 1.800.000
Siam Tradisional6 BulanSudah Vaksin Rp 1.250.000 –  Rp 2.000.000

Lihat Juga: Daftar Harga Kucing Munchkin

Biaya Perawatan Kucing Siam

Biaya Perawatan Kucing Siam

Memiliki kucing siam bukan untuk menjadi lemah hati. Kucing yang cerdas, vokal, dan sosial ini membutuhkan perawatan yang mencerminkan kebutuhan unik mereka. Sementara kucing siam memiliki penampilan yang menggemaskan, biaya perawatan kucing siam bisa tinggi.

Salah satu pertimbangan untuk memiliki kucing adalah berapa biaya bulanannya. Pasalnya, merawat kucing tidaklah mudah.

Tapi apa biaya lain menjalankan bisnis online?

Saat membeli kucing, Anda harus membeli kandang terlebih dahulu. Biayanya dalam jumlah yang berbeda berdasarkan anggaran Anda. Anda juga perlu membeli sampo kucing untuk memandikannya. Rata-rata harga sampo kucing kurang lebih Rp40.000. Makanan untuk kucing bisa berharga hingga Rp248.000.

Jangan lupa untuk menambahkan biaya ke dokter hewan. Rata-rata kunjungan ke dokter hewan adalah Rp200.000. Jika Anda ingin membuat kucing Anda lebih lincah, maka Anda dapat membelanjakan uang Anda untuk mainan atau aksesori. Anda dapat membuatnya sendiri secara gratis jika mau.

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa perawatan kucing menghabiskan banyak uang? Biaya tersebut belum termasuk vaksinasi dan perawatan lainnya, jadi bayangkan berapa banyak uang yang Anda keluarkan untuk satu kucing.

Kucing siam sangat menggemaskan, tetapi mereka juga sangat menuntut. Yang paling penting untuk diingat adalah bahwa mereka sangat pilih-pilih tentang mandi dan akan membutuhkan setidaknya satu mandi seminggu. Jika Anda tidak memandikan mereka dengan cukup, mereka bisa sakit parah dan bahkan mati. Mereka membutuhkan waktu dan perawatan dari pemiliknya agar tetap sehat.

Hewan peliharaan adalah teman yang perlu dijaga. Seekor kucing adalah teman berbulu berkaki empat yang membutuhkan perawatan. Jadi sebelum membeli kucing, pertimbangkan semua kebutuhan perawatan yang berbeda. Misalnya, kucing dapat membawa virus dan parasit. Jadi, pastikan Anda meneliti kebutuhan perawatan sebelum berkomitmen pada hewan peliharaan.

Kucing siam adalah hewan peliharaan impian setiap pecinta kucing. Namun, Anda harus menjaga tanggung jawab sebagai pemilik kucing. Pastikan Anda menyediakan kucing Siam dengan rumah yang bersih untuk mencegah penyakit dan memastikan umur panjang.

Tinggalkan komentar